KUMPARTA: April 2012
Diberdayakan oleh Blogger.

Postingan Populer

Selasa, 17 April 2012

Akuntansi tidak lagi dilihat hanya sebagai alat teknis, bukan sebagai aspek dimensi tunggal, akuntansi bukan realitas debit/kredit semata, tetapi sebagai kompleksitas sosial, politik, ekonomi dan hukum dalam masyarakat. Oleh karena itu Akuntansi harus dipandang sebagai tuntutan sebuah tanggunjawab keimanan, ketaqwaan dan ahlak mulia yang berlandaskan pada kepatuhan orang yang bersyukur kepada yang disyukuri, kecintaan orang yang bersyukur kepada yang disyukuri, pengakuan orang yang bersyukur atas nikmat yang disyukuri, sanjungan orang yang bersyukur kepada yang disyukuri atas nikmatnya dan tidak menggunakan nikmat itu untuk hal-hal yang tidak disukai oleh yang disyukuri atau dengan kata lain tuntutan sebuah tanggunjawab yang bersikap adil, jujur secara intelektual, serta bebas dari benturan kepentingan. Dengan demikian Akuntansi harus menjadi disiplin ilmu “RAHMATAN LILALAMIN” bagi Kehidupan di Dunia dan Akhirat.

Minggu, 01 April 2012

Sebagaimana lazimnya yang dilakukan oleh kaum sufi untuk mencapai kesempurnaan hidup itu dicapai dengan melalui 4 tingkatan  yakni :
1.      Syaria
2.      Tarekat
3.      Hakikat
4.      Ma’krifat

Tahapan yang harus dilewati seorang salik (orang-orang yang hendah mencapai ridha Allah) untuk mencapai Insan Kamil (Manunggaling Kawula Gusti)

"Terima Kasih anda telah berkunjung di web ini. Semoga penyajian saya menjadi inspirasi dan bermanfaat untuk perkembangan ilmu pengetahuan.Selamat Menikmati!